Calendar

« September 2020 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        

Mempelajari Kesalahan Kesalahan Orangtua Dalam Berkomunikasi Terhadap Anak

Mempelajari Kesalahan Kesalahan Orangtua Dalam Berkomunikasi Terhadap Anak

Mr. Christianto Slamet

 Permasalahan paling berat dalam relasi orangtua-anak adalah perkara komunikasi. Banyak para orangtua yang begitu pulang kerumah, menghadapi situasi-situasi yang pelik, sehingga mudah terpancing emosionalnya kepada anak. Tak heran, bentuk komunikasi orangtua terhadap anak membuat tidak nyaman dan membekas dihatinya.

 Ketika anak kita banyak mendapatkan bentuk-bentuk komunikasi yang membuatnya tidak nyaman, maka bisa jadi hal itu membuat dia tidak tumbuh optimal. Banyak orang dewasa yang tergagap-gagap menyampaikan idenya, karena dari kecil sering dibentak. Jika kita gagal membangun skill komunikasi yang tepat pada anak, sampai besar dia akan menanggungnya. Tentu saja hal itu akan mempengaruhi kualitas kehidupannya kelak.

 

Belum lagi kalau ia sudah bekerja, sudah berumah tangga. Makin repot lagi jika anak kita punya skill komunikasi ala kadarnya. Banyak para istri mengadukan suaminya pendiam, suka memaksakan bahwa hanya dia yang benar tanpa memberi ruang untuk diskusi. Tentu saja, hal-hal seperti ini membuat istri maupun anak tidak nyaman di rumah. Istri dan anak dibuat selalu menerka-nerka. Alih-alih membangun komunikasi yang sehat, untuk berkomunikasi 2 arah saja membuat anak-istri ngeri-ngeri sedap dibuatnya. Akhirnya permasalahan-permasalahan di keluarga disimpan saja di dalam hati, dipendam, lama-lama jadi penyakit. Lama-lama makin membesar masalahnya dan meledaktanpa ba-bi-bu lagi.

 Mudah-mudahan kita bisa belajar memperbaiki skill dan teknik komunikasi kita di dalam keluarga, agar membuat nyaman semua anggota keluarga. Bukankah tujuan dari pernikahan adalah sakinah, mawaddah, warahmah? Jika tidak ada ketenangan dan kenyamanan, lalu kita sejatinya sudah melenceng dari tujuan pembentukan keluarga.

Berikut ini ada beberapa kesalahan umum orangtua dalam berkomunikasi dengan anak Mudah-mudahan, ketika kita tahu kesalahan-kesalahan tersebut, kita bisa sadar dan segera memperbaikinya jika hal itu terjadi pada diri kita dan keluarga kita.

Pertama, direct melulu.

Dalam komunikasi, orangtua selalu men-direct anaknya alias mengarahkan terus anaknya. Dia langsung membertahu apa yang harus dikerjakan anaknya.

 Kedua, komunikasi hanya satu arah.

 Ketiga, bernada kelewat tinggi di 5 oktaf.

 Keempat, bicara penuh amarah, sehingga pesan inti yang ingin disampaikan malah tertutupi.

 Kelima, no eye-contact sama sekali.

 Keenam, eye-level tidak sama.

 Ketujuh, not being present.

 Kedelapan, ketika diajak bicara oleh anak, orangtua sering menyambi dengan kegiatan tertentu..

 Kesembilan, melarang anak untuk menangis.

 Kesepuluh, tidak menyelesaikan masalah tapi dengan lari / menghindar / ngibulin anak.

Kesebelas, orangtua sering membanding-bandingkan anak dengan anak lainnya,

 Keduabelas, menakut-nakuti anak dengan sesuatu yang tidak masuk akal.

 Ketigabelas, tanyasendiri, jawabsendiri.

Demikianlah beberapa kesalahan-kesalahan umum orangtua dalam berkomunikasi dengan anak, mudah mudahan kita dapat memperbaikinya sehingga terjalin komunikasi yang baik antara

orangtua dan anak agar lingkungan keluarga menjadi harmonis dan anak akan betah tinggal dirumahnya.

 

 

 

Kantor: Jl.Raya Kresek Simpang Tiga Balaraja
Gg. KH. Rasyidi Balaraja Tangerang Banten
Telp. (021) 5952366
Call Center: 085717438505